Pada tutorial kali ini, saya akan menjelaskan mengenai cara membaca laporan keuangan utama di software Finata.

Laporan ini terdiri dari laporan hutang piutang, laba rugi, neracaa keuangan dan arus kas.

Untuk mengakses laporan utama ini, berikut langkah-langkahnya:

1. Laporan Hutang

Laporan hutang ini berfungsi untuk membantu kita dalam memonitor hutang pembelian kepada supplier.

Setiap Anda mencatat transaksi pembelian kredit kepada supplier dan pembelian kredit aset tetap, akan otomatis masuk ke laporan ini.

Untuk melihat laporan hutang, maka langkah yang perlu Anda lakukan adalah:

  1. Klik Menu Laporan.
  2. Klik tombol Hutang. Di halaman ini akan ditampilkan daftar hutang kita kepada supplier pada bulan ini.
  3. Kita bisa pilih data kapan yang ditampilkan dengan mengatur filter tanggal.
  4. Kita juga bisa download laporan ini ke file pdf dan excel.
  5. Serta bisa melihat laporan setiap bulan dalam satu tahun.

Untuk penjelasan mengenai angka-angka yang ada pada halaman laporan hutang ini, di antaranya:

  • Di kolom paling atas, angka ini merupakan jumlah seluruh hutang yang belum dibayar dan sudah dibayar, pada periode yang kita pilih filternya.
  • Kemudian kolom daftar supplier, ini adalah daftar nama supplier perusahaan.
  • Di bawah nama suplayer, kita bisa lihat nomor invoice hutang kita kepada supplier tersebut. Kita bisa klik untuk lihat detail invoice-nya.
  • Kemudian di samping nomor invoice adalah tanggal pembelian dan tanggal jatuh tempo hutang.
  • Sisa hari sebelum jatuh tempo, ini otomatis dihitung oleh sistem, memberi kita informasi berapa hari lagi hutang akan jatuh tempo dan harus segera dibayar.
  • Kemudian kita bisa lihat juga berapa hutang yang sudah dibayar dan belum dibayar, untuk setiap invoice per supplier.
  • Angka ini akan otomatis terupdet ketika kita melakukan pembayaran pada invoice tersebut.
  • Selain menampilkan hutang kita kepada supplier, laporan ini juga menampilkan pembelian aset tetap. Jika kita membeli aset tetap secara kredit, detail cicilan yang sudah dibayarkan dan sisa cicilannya dapat kita lihat di laporan ini.
2. Laporan Piutang

Untuk melihat laporan piutang, berikut langkah-langkahnya:

  1. Klik Menu Laporan.
  2. Klik tombol Piutang.

Laporan ini serupa seperti laporan hutang, yang membedakan adalah pada laporan ini data yang ditampilkan yaitu data piutang.

Piutang adalah hutang pelanggan yang membeli secara kredit dari Anda.

Seluruh transaksi penjualan kredit yang Anda catat di Menu Transaksi Penjualan, akan otomatis muncul di laporan piutang ini.

3. Laporan Laba Rugi

Laporan ini bisa kita lihat dengan cara:

  1. Klik Menu Laporan.
  2. Klik tombol Laba Rugi.
  3. Kita bisa pilih data kapan yang ditampilkan dengan memilih filter tanggal.
  4. Kita juga bisa download laporan ini ke file pdf dan excel.
  5. Serta bisa lihat laporan setiap tahunnya.

Laporan ini merupakan hasil pengolahan seluruh data transaksi yang berpengaruh pada keuntungan perusahaan.

Untuk penjelasan mengenai komponen-komponen yang ada pada halaman laporan laba rugi ini, di antaranya:

  • Pertama yaitu komponen Total Pendapatan. Ini adalah hasil rekaman data transaksi penjualan seluruh produk pada perusahaan Anda, termasuk jika ada diskon dan retur penjualan akan tercatat di sini.
  • Kedua yaitu Harga Pokok Penjualan. Jika perusahaan Anda menjual produk berupa barang, maka biaya pembelian, produksi, biaya barang yang rusak, serta biaya pengadaan barang dagangan Anda akan tercatat di sini.
  • Ketiga Total penjualan, merupakan nilai setelah dikurangi oleh harga pokok penjualan akan tercatat sebagai laba kotor. Informasi ini berguna untuk mengetahui berapa keuntungan perusahaan, sebelum dikurangi biaya operasional dan biaya di luar usaha. Jika nilainya rendah, maka kemungkinan harga beli atau biaya produksi barang terlalu tinggi.
  • Keempat Total Biaya. Yang dimaksud dengan total biaya di sini adalah biaya operasional. Biaya operasional adalah biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan utama perusahaan Anda. Contohnya seperti gaji pegawai, membayar sewa kantor, membayar listrik kantor, dan sebagainya.
  • Total Pendapatan Usaha, adalah laba kotor setelah dikurangi oleh biaya operasional. Informasi ini berguna untuk mengetahui berapa sisa keuntungan dari penjualan setelah dikurangi biaya operasional. Jika nilainya rendah, kemungkinan biaya operasional di perusahaan terlalu tinggi.
  • Kemudian Total Pendapatan dan Biaya di Luar Usaha, ini adalah pendapatan dan biaya yang terjadi di luar kegiatan utama perusahaan Anda. Misalkan seperti membayar biaya administrasi bank, menerima pendapatan dari investasi saham, dan sebagainya.
  • Laba Rugi Bersih, ini adalah pendapatan usaha setelah ditambah pendapatan di luar usaha, dan dikurangi biaya di luar usaha. Jika nilai ini lebih kecil dari pendapatan usaha, berarti di perusahaan Anda terdapat biaya di luar usaha dengan jumlah yang cukup tinggi. Jika nilai ini lebih besar, maka di perusahaan Anda terdapat pendapatan di luar kegiatan utama yang menguntungkan.
  • Selanjutnya yaitu Pajak, ini adalah pajak penghasilan yang dihitung berdasarkan total penjualan atau dari laba rugi, tergantung besaran omzet perusahaan Anda. Finata sudah memfasilitasi penghitungan dan pencatatan pajak penghasilan, yang bisa diakses melalui Menu Transaksi Pajak.
  • Laba Rugi Bersih setelah Pajak adalah laba rugi bersih setelah dikurangi oleh pajak penghasilan tadi.
  • Seluruh angka ini otomatis diolah oleh sistem berdasarkan aktivitas transaksi yang Anda catat di Finata, dan akan menjadi bahan dasar untuk diagnosis kesehatan bisnis Anda.
4. Laporan Neraca Keuangan

Anda bisa mengaksesnya dengan cara:

  1. Klik Menu Laporan.
  2. Klik tombol Neraca Keuangan.
  3. Pilih data kapan yang ditampilkan dengan dengan memilih tanggal pada box yang telah disediakan, kemudian klik tombol filter.
  4. Kita juga bisa download laporan ini ke file pdf dan excel.
  5. Sertaa bisa lihat laporan setiap tahunnya.

Laporan neraca keuangan ini berisi informasi tentang aset, hutang dan modal di perusahaanAnda.

Setiap ada pencatatan yang berpengaruh pada ketiga unsur tadi, akan otomatis masuk ke laporan ini.

Untuk penjelasan mengenai unsur-unsur yang ada pada halaman laporan neraca keuangan ini, di antaranya:

  • Aset, merupakan seluruh harta kekayaan perusahaan Anda.
  • Aset dibagi menjadi 2 jenis, yang pertama yaitu aset lancar adalah aset yang perputarannya di bawah satu tahun. Ciri-ciri aset lancar yaitu usia pakainya di bawah satu tahun, dan bisa dengan cepat Anda cairkan atau Anda putarkan. Contohnya seperti kas, kas ini dapat dengan mudah anda putarkan menjadi aset lainnya. Kedua yaitu aset tetap, kebalikan dari aset lancar, aset ini usia pakainya di atas satu tahun, dan tidak bisa dengan cepat Anda cairkan atau Anda putarkan. Contohnya seperti bangunan. Untuk menjual bangunan tentunya membutuhkan waktu yang cukup lama, tidak bisa dengan cepat dicairkan seperti aset lancar.
  • Hutang, adalah kewajiban yang perlu Anda penuhi kepada pihak lain. Dalam akuntansi, sumber aset ada dua. salah satunya yaitu hutang. Hutang adalah sebagian aset di perusahaan yang bukan merupakan hak Anda sebagai pemilik, tetapi suatu saat harus dilunasi. Contohnya seperti hutang usaha. Hutang usaha ini mencerminkan bahwa ada aset yang sumbernya dari hutang usaha, biasanya persediaan barang dagangan. Hutang usaha ini termasuk hutang jangka pendek, yaitu hutang yang jatuh tempo kurang dari 1 tahun. Contoh lain yaitu hutang lising mobil, artinya ada aset mobil di perusahaan yang sumbernya dari hutang lising. Lising mobil ini termasuk hutang jangka panjang, yaitu hutang yang jatuh tempo lebih dari 1 tahun.
  • Modal, adalah kebalikan dari hutang. Modal ini menggambarkan sumber aset yang berasal dari pemilik perusahaan, bukan dari pinjaman hutang. Total modal ini mencerminkan berapa aset perusahaan yang murni merupakan hak pemilik perusahaan. Pada bagian ini kita bisa lihat berapa modal setoran awal, modal yang ditambahkan, penarikan modal, sampai dengan perubahan modal dari laba dan rugi usaha. Total modal ditambah total hutang ini akan sama dengan total aset Anda. Karena seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, sumber aset adalah hutang dan modal.
5. Laporan Arus Kas

Untuk mengakses laporan arus kas ini, bisa dilakukan dengan cara:

  1. Klik Menu Laporan.
  2. Klik tombol Arus Kas.
  3. Kita bisa pilih data kapan yang ditampilkan dengan memilih tanggal pada box yang telah disediakan, kemudian klik tombol filter.
  4. Kita juga bisa download laporan ini ke file excel.
  5. Serta bisa lihat laporan setiap tahunnya.

Laporan arus kas ini berisi informasi tentang pengeluaran dan pemasukan uang kas di perusahaan Anda. Baik kas di tangan maupun di rekening bank.

Setiap ada pencatatan transaksi yang melibatkan uang kas, akan otomatis masuk ke laporan ini.

Untuk penjelasan mengenai komponen-komponen yang ada pada halaman laporan arus kas ini, di antaranya:

  • Bagian pertama berisi informasi uang kas masuk dan keluar dari aktivitas jual beli aset. Contohnya seperti pemasukan kas dari pelunasan piutang penjualan barang, serta pengeluaran kas untuk membeli kendaraan kantor.
  • Bagian kedua yaitu informasi arus kas dari hutang. Contohnya seperti kas masuk dari hutang pinjaman bank, serta kas keluar dari pembayaran hutang tersebut.
  • Bagian ketiga yaitu modal. Pada bagian ini, terdapat informasi seperti uang kas masuk dari tambahan setoran modal pemilik, dan pengeluaran kas dari penarikan modal atau pembagian deviden.
  • Bagian selanjutnya yaitu pendapatan. Ini adalah kas masuk yang didapatkan dari penjualan tunai, serta kas yang dikeluarkan dari pengembalian atau retur penjualan.
  • Kemudian harga pokok penjualan. Ini adalah kas keluar untuk membeli barang persediaan yang terjual, serta kas masuk dari pengembalian pembelian barang.
  • Kemudian beban usaha. Ini adalah kas keluar untuk membayar biaya operasional perusahaan, yaitu biaya yang berhubungan langsung dengan kegiatan utama perusahaan Anda.
  • Lalu pendapatan dan biaya di luar usaha. Ini adalah pemasukan dan pengeluaran kas dari kegiatan di luar usaha, seperti membayar bunga pinjaman, dan menerima uang dari kegiatan investasi.
  • Yang terakhir adalah pajak, adalah pengeluaran kas dari pembayaran pajak penghasilan perusahaan.
  • Di bagian paling bawah, kita bisa lihat jumlah arus kas yang berasal dari setiap kategori, yaitu operasional, investasi, dan pembiayaan.
  • Arus kas dengan kategori operasional adalah keluar masuknya kas dari kegiatan utama perusahaan seperti penjualan barang, membayar gaji dan sebagainya.
  • Arus kas dengan kategori investasi adalah keluar masuknya kas dari kegiatan pembelian dan penjualan aset tetap.
  • Arus kas dengan kategori pendanaan adalah keluar masuknya kas dari peminjaman dan pembayaran hutang jangka panjang.

Seluruh data pada laporan keuangan utama ini otomatis diproses dan ditampilkan sebagai diagnosis bisnis yang dapat membantu Anda memeriksa lebih lanjut kesehatan usaha, serta memberikan informasi penting untuk membantu dalam mengembangkan bisnis Anda.

Demikian panduan tentang laporan keuangan utama di software Finata. Semoga bermanfaat! 🙂

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *