Pada tutorial kali ini, saya akan menjelaskan mengenai cara memasukkan transaksi menggunakan jurnal manual atau jurnal umum dengan software Finata.

Untuk menggunakan fitur ini, maka yang perlu kita lakukan adalah:

1. Klik Menu Transaksi.

2. Klik tombol Transaksi Lainnya.

3. Klik tombol Lihat pada bagian Jurnal Umum.

Jurnal umum ini berguna untuk mencatat transaksi, seperti beban dibayar di muka, dan mencatat penyesuaian. Berikut ini penjelasan setiap transaksi beserta contohnya:

4. Untuk mencatat transaksi baru, kita klik tombol Buat Jurnal Manual.

  • Misalkan saya akan mencatat beban dibayar di muka. Contohnya seperti, jika kita membayar di muka biaya sewa bangunan untuk 1 tahun, biasanya dapat dicatat dahulu sebagai beban dibayar di muka yang di anggap sebagai aset.
  • Tanggal transaksi, misalnya 1 Januari 2020.
  • Deskripsi diisi dengan pembayaran sewa untuk satu tahun.
  • Klik Tambah Data.
  • Untuk akun, saya pilih sewa dibayar di muka, Anda bisa tambahkan akun lain pada Menu Data Master Kode Akun Transaksi.
  • Deskripsi diisi dengan sewa bangunan kantor.
  • Untuk posisi debet dan kredit, dipilih berdasarkan kondisi berikut:
  1. Untuk aset dengan kode akun 1, pilih debet jika bertambah, atau pilih kredit jika berkurang.
  2. Untuk hutang dengan kode akun 2, pilih kredit jika bertambah, atau pilih debet jika berkurang.
  3. Untuk modal dengan kode akun 3, pilih kredit jika bertambah, atau pilih debet jika berkurang.
  4. Untuk pendapatan dengan kode akun 4, pilih kredit jika bertambah, atau pilih debet jika berkurang.
  5. Untuk harga pokok dengan kode akun 5, pilih debet jika bertambah, atau pilih kredit jika berkurang.
  6. Untuk biaya usaha dengan kode akun 6, pilih debet jika bertambah, atau pilih kredit jika berkurang.
  7. Untuk pendapatan luar usaha dengan kode akun 7.1, pilih kredit jika bertambah, atau pilih debet jika berkurang.
  8. Untuk biaya luar usaha dengan kode akun 7.2, pilih debet jika bertambah, atau pilih kredit jika berkurang.
  • Sewa dibayar di muka ini adalah aset, dengan kode akun 1, maka saya pilih debet. Karena pembayaran di muka ini menambah aset saya, berupa sewa yang masih bisa digunakan sampai 1 tahun.
  • Untuk jumlah, misalkan Rp 1.200.000.
  • Klik simpan.
  • Klik tambah data kembali.
  • Pilih kas kecil, karena ketika membayar sewa di muka ini, saya menggunakan rekening kas kecil.
  • Deskripsi bisa diisi dengan kas yang digunakan untuk membayar sewa.
  • Untuk posisi, karena kas kecil ini adalah aset dengan kode akun 1, saya pilih kredit. Karena dengan membayar sewa tadi, jumlah kas kecil saya berkurang.
  • Jumlah, saya samakan dengan sewa dibayar di muka, yaitu Rp 1.200.000.
  • Klik simpan. Kita dapat simpan dahulu sebagai draft, jika data ini masih belum pasti akan diposting.
  • Untuk data ini akan langsung saya posting, maka klik posting.

Data yang kita input tadi, sudah masuk ke Daftar Jurnal. Kemudian bisa Anda cek rinciannya.

Jika Anda tinjau rinciannya di Daftar Jurnal, terlihat bahwa telah bertambah aset sewa dibayar di muka, dan telah berkurang kas kecil sebesar Rp 1.200.000.

Artinya sewa dibayar di muka ini diperoleh dari pengeluaran kas kecil.

Selanjutnya, saya akan contohkan cara mencatat penyesuaian.

Penyesuaian artinya kita mencatat perubahan dari akun yang ada, misalkan seperti sewa dibayar di muka yang telah dibuat tadi.

Misalkan pada bulan Februari, saya akan mencatat sewa dibayar di muka yang telah terpakai.

Sebelumnya, di bulan lalu, sewa tersebut saya catat untuk 12 bulan. Artinya yang 1 bulan sudah terpakai, dan tidak bisa dianggap sebagai aset lagi.

Langkah-langkahnya adalah:

1. Klik tombol Buat Jurnal Manual.

2. Untuk tanggal, saya masukkan 31 Januari 2020 karena penyesuaian biasanya dicatat di akhir bulan.

3. Deskripsi diisi dengan penyesuaian sewa dibayar di muka yang terpakai.

4. Klik tambah data.

5. Sewa dibayar di muka yang terpakai ini sudah menjadi biaya, maka kita pilih akun beban sewa kantor.

6. Deskripsi bisa diisi dengan “beban sewa dibayar di muka yang terpakai”.

7. Untuk posisi, karena kode akun ini adalah 6 atau biaya operasional, maka saya pilih debet. Karena pada transaksi ini, biaya bertambah.

8. Jumlah, diisi misalnya Rp 100.000. Karena sewa yang sudah terpakai dan berubah menjadi biaya, baru 1 dari 12 bulan.

9. Klik simpan.

10. Klik tambah data. Kali ini kita masukkan sewa dibayar di muka.

11. Deskripsi diisi dengan sewa dibayar di muka yang sudah terpakai.

12. Kali ini kita pilih kredit, karena sewa dibayar di muka ini berkurang. Ketika aset berkurang, maka posisi mencatatnya adalah di kredit.

13. Jumlah diisi Rp 100.000.

14. Klik posting.

Selanjutnya kita cek rincian transaksinya. Terlihat bahwa ada penambahan beban sewa sebesar Rp 100.000, dan pengurangan sewa dibayar di muka sebesar Rp 100.000. Artinya sewa dibayar di muka ini telah habis sebesar Rp 100.000, dan telah tercatat sebagai biaya.

Transaksi ini akan otomatis masuk dan tercatat ke setiap laporan keuangan yang bersangkutan.

Contohnya, kita cek Laporan Laba Rugi. Tercatat ada beban sewa kantor sebesar Rp 100.000, hasil dari Jurnal Umum yang kita input sebelumnya.

Jika kita cek di Laporan Neraca Keuangan, tercatat sewa dibayar di muka sebesar Rp 1.100.000 yang merupakan hasil dari pencatatan pertama setelah dikurangi penyesuaian.

Fitur Jurnal Umum ini pada dasarnya dapat digunakan untuk mencatat seluruh transaksi. Namun, kami sarankan Anda tetap menggunakan menu yang telah disediakan oleh sistem, untuk melakukan pencatatan seperti menu penjualan, pembelian, kas dan bank, persediaan dan lain lain.

Penggunaan fitur Jurnal Umum ini juga memerlukan sedikit pengetahuan tentang akuntansi.

Demikian panduan untuk mencatat jurnal manual di software Finata. Semoga bermanfaat! 🙂

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *